Admin Website

Admin Website

Jangan takut rusak untuk belajar

dan jangan sampai rusak saat belajar

SMA Negeri 6 Aceh Barat Daya kembali membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik lulusan SMP/MTs sederajat untuk bergabung dan menjadi bagian dari keluarga besar SMA Negeri 6 Aceh Barat Daya melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.

Sebagai salah satu lembaga pendidikan yang terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan, SMA Negeri 6 Aceh Barat Daya hadir untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berakhlak mulia, berjiwa religius, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Di era yang penuh tantangan dan perkembangan teknologi saat ini, sekolah tidak hanya menjadi tempat menuntut ilmu, tetapi juga wadah untuk mengembangkan potensi, bakat, kreativitas, kepemimpinan, dan keterampilan hidup. Oleh karena itu, SMA Negeri 6 Aceh Barat Daya terus menghadirkan berbagai program unggulan yang dirancang untuk mendukung perkembangan peserta didik secara optimal.

WhatsApp_Image_2026-06-08_at_14.34.41_1.jpeg

Berbagai program unggulan yang tersedia di antaranya kelas interaktif, penguatan literasi dan numerasi, program pengembangan karakter dan disiplin positif, literasi Al-Qur'an sebelum pembelajaran, shalat Zuhur berjamaah, Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, serta program sekolah peduli lingkungan. Program-program tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan menyenangkan.

Selain itu, SMA Negeri 6 Aceh Barat Daya juga didukung oleh fasilitas yang memadai, seperti ruang kelas interaktif, laboratorium komputer, perpustakaan, mushalla, lapangan olahraga, taman sekolah yang asri, serta akses internet yang mendukung kegiatan pembelajaran.

Untuk mengembangkan minat dan bakat peserta didik, sekolah menyediakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka, Paskibra, OSIS, PMR, Silat, Kesenian, Voli, dan Sepak Bola. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik dapat mengasah kemampuan, membangun jiwa kepemimpinan, memperluas pengalaman, serta meraih berbagai prestasi di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional.

Kami percaya bahwa setiap anak memiliki potensi luar biasa yang perlu dibimbing dan dikembangkan. Oleh karena itu, SMA Negeri 6 Aceh Barat Daya siap menjadi tempat tumbuh dan berkembangnya generasi muda yang cerdas, berintegritas, mandiri, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Kami mengundang seluruh calon murid dan orang tua untuk memilih SMA Negeri 6 Aceh Barat Daya sebagai tempat melanjutkan pendidikan jenjang menengah atas. Bersama guru-guru yang profesional, lingkungan sekolah yang kondusif, serta berbagai program pembinaan karakter, kami bertekad melahirkan generasi yang unggul dalam prestasi dan mulia dalam akhlak.

Pendaftaran dilakukan secara online sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Aceh. Seluruh proses pendaftaran tidak dipungut biaya apa pun (GRATIS).

Mari bergabung bersama SMA Negeri 6 Aceh Barat Daya dan jadilah bagian dari perjalanan menuju masa depan yang lebih gemilang.

Selamat Datang Calon Murid Baru Tahun Ajaran 2026/2027

SMA Negeri 6 Aceh Barat Daya
Membangun Generasi Unggul, Berkarakter, Religius, dan Peduli Lingkungan untuk Menyongsong Indonesia Emas 2045.

WhatsApp_Image_2025-11-06_at_00.02.10.jpeg

Blangpidie, 05 November 2025 — Rasa bangga dan bahagia menyelimuti keluarga besar SMA Negeri 6 Aceh Barat Daya. Kepala sekolah, Bapak Ibrahim Mai, S.Pd., M.Pd., berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Terbaik 1 Apresiasi GTK Dedikatif kategori Kepala SMA pada ajang Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Tahun 2025 Tingkat Provinsi Aceh.

Apresiasi GTK merupakan ajang penghargaan bergengsi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai bentuk apresiasi terhadap guru dan tenaga kependidikan yang berdedikasi tinggi dalam mengembangkan mutu pendidikan. Dari puluhan peserta yang mewakili berbagai kabupaten/kota di Provinsi Aceh, Bapak Ibrahim Mai berhasil menonjol dengan inovasi kepemimpinan dan program transformasi yang berdampak luas bagi perkembangan sekolah dan peserta didik.

Prestasi ini diraih berkat komitmen dan konsistensi beliau dalam menggerakkan program unggulan sekolah bertajuk “Transformasi Budaya Sekolah dalam Menumbuhkan 7 KAIH untuk Mewujudkan Generasi Sehat dan Peduli Lingkungan di SMA Negeri 6 Aceh Barat Daya.”

Program 7 KAIH menjadi gerakan budaya sekolah yang menekankan pembentukan karakter dan kebiasaan positif melalui tujuh nilai utama, yaitu:

  1. Bangun Pagi, melatih kedisiplinan dan tanggung jawab diri;

  2. Beribadah, menumbuhkan keimanan, ketakwaan, dan spiritualitas peserta didik;

  3. Berolahraga, menjaga kesehatan dan kebugaran jasmani;

  4. Makan Sehat dan Bergizi, membiasakan pola hidup sehat dan seimbang;

  5. Gemar Belajar, menumbuhkan semangat literasi, numerasi, dan berpikir kritis;

  6. Bermasyarakat, menanamkan nilai sosial, empati, dan gotong royong;

  7. Tidur Cepat, membentuk pola hidup teratur dan menjaga keseimbangan antara belajar dan istirahat.

Melalui penerapan 7 KAIH ini, SMA Negeri 6 Aceh Barat Daya terus bertransformasi menjadi sekolah yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga berfokus pada pembentukan karakter, kesehatan, dan kepedulian lingkungan. Program ini melibatkan seluruh warga sekolah, guru, tenaga kependidikan, siswa, hingga komite sekolah dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat dan berbudaya positif.

Atas keberhasilannya dalam mengembangkan dan menerapkan program tersebut, Bapak Ibrahim Mai, S.Pd., M.Pd., tidak hanya dinobatkan sebagai peraih Terbaik 1 GTK Dedikatif kategori Kepala SMA Tingkat Provinsi Aceh, tetapi juga terpilih mewakili Provinsi Aceh ke ajang Apresiasi GTK Dedikatif Tingkat Nasional Tahun 2025.

Keberhasilan ini menjadi kebanggaan besar bagi Kabupaten Aceh Barat Daya, khususnya bagi dunia pendidikan di wilayah tersebut. Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa kepemimpinan yang visioner, kolaboratif, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan mampu membawa perubahan nyata di lingkungan sekolah.

Dalam kesempatan terpisah, Bapak Ibrahim Mai menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan semua pihak yang telah berkontribusi dalam perjalanan panjang transformasi budaya di SMA Negeri 6 Aceh Barat Daya.

“Prestasi ini bukan semata hasil kerja pribadi, melainkan kerja keras dan semangat seluruh warga sekolah. Saya hanya menjadi bagian dari perjuangan bersama dalam mewujudkan sekolah yang sehat, berkarakter, dan peduli lingkungan. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi semua pendidik untuk terus berbuat, berinovasi, dan menebar manfaat,” ungkapnya dengan penuh rasa haru.

Sementara itu, seluruh guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik SMA Negeri 6 Aceh Barat Daya turut menyambut gembira capaian tersebut. Dukungan dan doa terus mengalir agar Bapak Ibrahim Mai, S.Pd., M.Pd. dapat memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Provinsi Aceh pada Apresiasi GTK Dedikatif Tingkat Nasional Tahun 2025.

Dengan semangat Transformasi Budaya Sekolah dan Gerakan 7 KAIH, SMA Negeri 6 Aceh Barat Daya akan terus berkomitmen membentuk generasi muda yang sehat jasmani dan rohani, berkarakter kuat, serta peduli terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Aceh Barat Daya, 30 September 2025 – Tim Penilai Adiwiyata Kabupaten Aceh Barat Daya melaksanakan penilaian lapangan di SMA Negeri 6 Aceh Barat Daya pada Selasa (30/9/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari proses verifikasi terhadap kesiapan sekolah dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang berwawasan lingkungan.

a.png

 

Kedatangan tim disambut langsung oleh Wakil Kepala Sekolah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik. Dalam sambutannya, Wakil Kepala Sekolah Ayunda Sari, S.Pd., M.PMat menyampaikan bahwa pihaknya terus berkomitmen menanamkan kepedulian terhadap lingkungan melalui berbagai program, di antaranya pengelolaan sampah 3R, penghijauan sekolah, konservasi air, konservasi energi, serta pembiasaan budaya bersih dan sehat di lingkungan sekolah.

b.png

Tim penilai melakukan pengecekan dokumen administrasi, meninjau sarana prasarana, serta mengamati partisipasi aktif warga sekolah dalam penerapan prinsip Adiwiyata. Selain itu, siswa juga menampilkan berbagai inovasi ramah lingkungan seperti kreasi daur ulang, pojok literasi hijau, serta pemanfaatan taman sekolah sebagai media pembelajaran.

au.png

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan tim penilai menyampaikan apresiasi atas keseriusan SMA Negeri 6 Aceh Barat Daya dalam mendukung program Adiwiyata. “Kami melihat ada semangat luar biasa dari seluruh warga sekolah. Kolaborasi guru, siswa, dan lingkungan sekitar menjadi modal besar untuk mencapai predikat Sekolah Adiwiyata,” ujar salah satu anggota tim penilai.

Penilaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi SMA Negeri 6 Aceh Barat Daya untuk terus meningkatkan peran aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menanamkan karakter peduli lingkungan kepada peserta didik.

Blangpidie – Dalam rangka memperingati 20 tahun (2 dekade) perdamaian Aceh, keluarga besar SMA Negeri 6 Aceh Barat Daya menggelar kegiatan Baca Yasin dan doa bersama pada Tanggal 15 Agustus 2025. Acara ini menjadi wujud rasa syukur sekaligus refleksi atas perjalanan panjang Aceh menuju perdamaian yang telah membawa ketenangan dan kemajuan bagi masyarakat.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Teungku (Guru) Pesantren MUDI Desa Cot Mane, yang merupakan alumni kebanggaan SMA Negeri 6 Aceh Barat Daya. Kehadiran beliau memberikan makna tersendiri bagi seluruh peserta kegiatan, mengingat peran alumni dalam menguatkan ikatan silaturahmi dan memberikan teladan positif bagi generasi penerus.

Sejak pagi, suasana di halaman sekolah sudah dipenuhi oleh para siswa, guru, dan tenaga kependidikan yang berkumpul dengan penuh khidmat. Acara diawali dengan sambutan dari Kepala SMA Negeri 6 Aceh Barat Daya, Bapak Ibrahim Mai, S.Pd., M.Pd, yang menyampaikan pentingnya mengenang sejarah perdamaian Aceh sebagai tonggak berharga dalam perjalanan daerah ini.

Beliau menekankan bahwa perdamaian yang telah terjalin selama 20 tahun ini harus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda, dengan terus menumbuhkan nilai-nilai persatuan, toleransi, dan saling menghormati.

Bacaan Yasin dan doa bersama berlangsung dengan penuh kekhusyukan, dipimpin oleh teungku pesantren. Doa dipanjatkan untuk keselamatan dan kemakmuran Aceh, agar senantiasa berada dalam naungan Allah SWT dan dijauhkan dari segala bentuk perselisihan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang peringatan sejarah, tetapi juga sebagai sarana mempererat ukhuwah di lingkungan sekolah. Seluruh warga SMA Negeri 6 Aceh Barat Daya berharap, semangat damai ini terus terjaga dan menginspirasi generasi masa depan untuk terus mengedepankan dialog, persaudaraan, dan kerja sama dalam membangun Aceh yang lebih baik.

Halaman 1 dari 6